Memaparkan catatan dengan label puisi. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label puisi. Papar semua catatan

14 September, 2009

Puisi - Kerinduan

diriku lemas dalam rindu
hati ku tengelam dalam tangisan

biar di jemala mentari
biar di bahu gunung berapi
kusahut ia sebagai satu cabaran
tulus suci mengisi ruangan hati
bagai dalam diri rindu berdakapan
dengan kata syahdu kasih mesra bersatu

tipuan mata hati bisikan penuh mimpi
kelak rebah diri duka menangisi
tanpa belas kasih tanpa ditemani

seringkali kerinduan ini akan diuji
bak layar dihembus laut gelora
Kadangkala kerinduan dicabar
tiang utuh teguh bisa kan runtuh

andai dapat diluah kerinduan
walau kesederhanaan yang kuhulurkan
mungkin kau tadah penuh keredhaan
limpah syukurmu kususun rapi
agar dirimu dapat kuhargai

aku masih menghitung diri kesiangan yang panjang
jiwa pun merindu merakam rasa syahdu
gemersiknya suara wahai insan yang dirindu
masihkah punya bicara menjalinkan yang terpisah

17 Ogos, 2009

Puisi - Seandainya 2

Seandainya kasih mekar mengikut mentari pagi
Pasti embun menyejuk meresap ke tangkai
Membasahi segenap permukaan yang mula bangkit
Dari tidur yang melayukan tidur yang meletihkan
Merembis bau bauan kesegaran alam
Mengindahkan warna permukaan taman

Seandainya cinta tanpa batasan
Pasti ramai yang kerasukan
Di permainkan cinta dan juga perasaan
Menghantui tidur tenang di tengah malam
Mengikat hati yang tidak tenteram
Dibelenggu antara rasa keresahan dan kelegaan

Seandainya persahabatan itu indah
Pasti kasih sayang berterbangan bebas
Dipahat ke hati setiap insan
Memulakan satu langkah kanan
Mengisahkan seribu satu pengalaman
Berkongsi gelak ketawa dan juga tangisan

20 Julai, 2009

Puisi - Seandainya..

seandainya kita bertemu dia hari muka,
sudikah kau menemaniku utk makan bersama,
duduk berdua sambil bertentang mata,
mengenali dari hati ke hati,
bertentang mata ke mata,
sambil kita saling luahkan kata kata cinta,

seandainya kita mengambil keputusan bersatu cinta,
sudikah kau menceriakan hati ku yg sepi,
duduk bersanding di hujung pelangi
berbicara cinta dari malam ke pagi
beradu kasih cinta sejati
berjanji setia sehidup semati

seandainya kita berubah hati,
sudikah kau menjadi sahabat sejati,
dalam suka duka sedia mendengari
senang payah turut menolong diri ku ini
saling kita menasihat menasihati
walaupun tiada cinta di hati ini
sesungguhnya dikau antara yg ku sayangi